Kelbo
jadi diri sendiri, semangat meraihnya.... walau penuh perjuangan...
Kamis, 21 November 2013
Provinsi Sumatera Utara, Danau Toba, Informasi Wisata: Tao Sipinggan dan Si Losung Cerita Rakyat Batak
Provinsi Sumatera Utara, Danau Toba, Informasi Wisata: Tao Sipinggan dan Si Losung Cerita Rakyat Batak: Tao Sipinggan dan Si Losung Cerita Rakyat Batak, legenda ini berada di kawasan Kabupaten Humbang Hasundutan dengan pusat pemerintahan ad...
Rabu, 23 Januari 2013
CARA MENGINSTAL WINDOWS 7
Cara Menginstal Windows 7 Lengkap Dengan Petunjuk Gambar
Jika
memandingkan Windows 7 dengan Windows XP memang agak sedikit
berbeda. Hal itu pun terlihat dari segi tampilan yang terdapat pada kedua
sistem operasi windows tersebut. Dalam hal ini juga termasuk dari cara
menginstal sistem windows yang terdapat kedua Sistem Operasi
tersebut. Nah, kali saya akan berbagi tips bagaimana Cara Menginstal
Windows 7 Lengkap Dengan Petunjuk Gambar agar bisa mempermudah anda dalam
melakukan penginstalan.
Ikuti petunjuk di bawah.
1. Jika anda melakukan instalasi dengan menggunakan CD, maka sebelumnya pasti dari BIOS booting komputer anda di setting untuk DVD.
2. Kemudian masukan CD instalasi.
3. Setelah itu silakan anda tekan sembarang tombol saat muncul boot from cd or dvd
Ikuti petunjuk di bawah.
1. Jika anda melakukan instalasi dengan menggunakan CD, maka sebelumnya pasti dari BIOS booting komputer anda di setting untuk DVD.
2. Kemudian masukan CD instalasi.
3. Setelah itu silakan anda tekan sembarang tombol saat muncul boot from cd or dvd
4. Maka akan muncul tampilan seperti gambar di
bawah.
5. Pada Button Language, time, currency,
and location pilihlah Indonesian.
6. Klik Next. Maka akan terlihat tampilan
seperti gambar di bawah. Tekan tombol Install Now.
7. Tunggulah sampai proses instal selesai. Maka akan
terlihat tampilan seperti gambar di bawah.
8. Beri tanda centang pada I accept the license
terms sebagai tanda setuju. Setelah itu klik Tombol Next.
9. Kemudian pilih Custom (Advanced)
untuk memilih di drive.
10. Dengan langkah ini anda bisa menentukan
Drive mana yang digunakan untuk menginstal windows7. Selain itu pun saya
sarankan agar anda membagi hardiks anda menjadi minimal 2 partisi, yaitu
partisi windows dan partisi untuk data dengan memilih drive options dan
langsung tekan tombol Next dengan asumsi bahwa anda akan membagi hardiks
anda menjadi beberapa partisi (Minimal 2) setelah proses instal selesai.
11. Tunggulah proses ini beberapa saat sampai
selesai.
12.
Setelah proses ini selesai, maka secara otomatis windows akan restart dengan
sendirinya.
13. Setelah restart maka akan tampilan seperti
gambar dibawah.
14. Tunggu beberapa saat sampai proses Setting
up the services selesai
15. Proses Instalasi windows akan berjalan lagi secara otomatis
16. Maka akan terlihat gambar di bawah ini. Silakan
masukan Nama User dan Nama Komputer sesuai dengan keinginan anda.
17. Untuk kolom password. Anda bisa menggunakan
Password atau tidak menggunakan Password.
18. Setelah itu masukan product key serial number
windows 7. (berupa angka dan abjad)
19. Kemudian pilih Level Proteksi Keamanan
dari Microsoft
20. Silkan anda Atur Zona waktu (untuk
Indonesia +7 dari GMT)
21. Selamat windows 7 Anda siap digunakan.
Demikian pembahasan saya tentang Cara
Menginstal Windows 7 Lengkap Dengan Petunjuk Gambar.
Semoga bermanfaat bagi anda. Selamat mencoba. God Bless You friends...
Semoga bermanfaat bagi anda. Selamat mencoba. God Bless You friends...
Selasa, 22 Januari 2013
PENGERTIAN BIOS DAN SETTING BIOS
Bios merupakan singkatan
dari Basic Input Output System. Bios merupakan sebuah program atau
software antarmuka tingkat rendah yang berfungsi mengendalikan atau mengontrol
perangkat keras yang terpasang pada komputer. Bios juga bisa di artikan sebagai
suatu perangkat instruksi elektronik yang digunakan komputer untuk
memulai sistem operasi. BIOS
terletak di dalam chip komputer dan dirancang dengan cara yang melindungi dari
kegagalan disk.
Bios disimpan
atau ditanamkan di ROM ( read only memory
).
Setiap Motherboard memiliki yang namanya Bios, dan bila bios ini rusak
maka kemungkinan besar motherboard tidak dapat digunakan kembali (kecuali bios
di install ulang atau di upgrade). Karena Bios ditanamkan di ROM, maka
kemungkinan kita hanya bisa merubah pengaturan yang telah ada, misalkan kita
merubah besarnya memory yang digunakan untuk VGA yang berjenis onboard, atau
mengubah waktu dan tanggal, serta mengubah settingan dasar lainnya. Namun yang
paling sering dirubah dan perlu diketahui yaitu merubah urutan booting, dan
mengecek ada tidaknya suatu komponen komputer yang kita pasang. Misalkan kita
memasang harddisk di komputer kita, namun setelah kita cek dibios tidak ada
harddisk maka kemungkinan harddisk tidak terpasang dengan benar, jadi bios ini
sangat penting peranannya bagi jalannya sistem komputer.
Ada berbagai
macam merek Bios, tergantung motherboard yang kita pakai . Yang terkenal yaitu,
AMI BIOS, Phoenix BIOS, dll.
Jika anda akan merubah settingan
bios, anda dapat melakukannya pada saat proses booting (menyalakan komputer),
setiap Bios memiliki cara masing - masing untuk masuk ke dalam Menu biosnya,
yang paling umum adalah menekan tombol del atau alt+f4. Lihat saja petunjuk
yang keluar dilayar monitor pertama kali komputer dinyalakan.
Istilah BIOS
pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M
yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan
perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader
sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut
“IBMBIO.COM” (IBM PC-DOS) atau “IO.SYS” (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti
halnya CP/M disk BIOS.
Fungsi utama BIOS
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.
Cara Kerja BIOS
Seperti telah dijelaskan diatas bahwa fungsi utama BIOS adalah melakukan POST. Sedangkan urutan-urutan atau cara kerja BIOS adalah dimulai dengan proses inisialisasi, dimana dalam proses ini kita bisa melihat jumlah memory yang terinstall, jenis hardisk dan kapasitasnya dan sebagainya.
BIOS kemudian akan mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi dari Graphics Card. Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti hardisk dan kemudian melakukan pengetesan RAM yaitu memory count up test. Setelah semua test komponen berhasil dilakukan, BIOS kemudian akan mencari lokasi booting device dan Sistem Operasi.
Mengenai cara kerja BIOS atau urutan-urutan apa saja yang dikerjakan BIOS pada saat melakukan POST ini bisa dibaca pada postingan mengenai urutan proses startup komputer.
Cara Akses BIOS
Untuk mengakses BIOS dapat kita lakukan dengan menekan tombol tertentu (biasanya tombol Delete atau F2) pada Keyboard pada saat pertama kali komputer dinyalakan. Akan terdapat tulisan misalnya"Pres F2 to enter setup", maka langsung aja kita tekan tombaol F2 berulang-ulang.
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.
Cara Kerja BIOS
Seperti telah dijelaskan diatas bahwa fungsi utama BIOS adalah melakukan POST. Sedangkan urutan-urutan atau cara kerja BIOS adalah dimulai dengan proses inisialisasi, dimana dalam proses ini kita bisa melihat jumlah memory yang terinstall, jenis hardisk dan kapasitasnya dan sebagainya.
BIOS kemudian akan mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi dari Graphics Card. Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti hardisk dan kemudian melakukan pengetesan RAM yaitu memory count up test. Setelah semua test komponen berhasil dilakukan, BIOS kemudian akan mencari lokasi booting device dan Sistem Operasi.
Mengenai cara kerja BIOS atau urutan-urutan apa saja yang dikerjakan BIOS pada saat melakukan POST ini bisa dibaca pada postingan mengenai urutan proses startup komputer.
Cara Akses BIOS
Untuk mengakses BIOS dapat kita lakukan dengan menekan tombol tertentu (biasanya tombol Delete atau F2) pada Keyboard pada saat pertama kali komputer dinyalakan. Akan terdapat tulisan misalnya"Pres F2 to enter setup", maka langsung aja kita tekan tombaol F2 berulang-ulang.
Seting BIOS
Cara seting atau konfigurasi BIOS ini berbeda-beda tergantung dari
vendor pembuatnya, disini saya akan menampilkan menu-menu pada BIOS yang umum
kita temui yaitu Phoenix Award BIOS. Menu utama pada BIOS ini adalah :
1.
Standard
CMOS Features, untuk seting tanggal dan melihat hardisk yang terdeteksi, dll.
2.
Advanced
BIOS Features, pengaturan boot device priority (pilihan device untuk pertama
booting) dapat diset disini.
3.
Advanced
Chipset Features
4.
Integrated
Peripherals
5.
Power
Management Setup
6.
PnP/PCI
Configuration
7.
PC Health
Status, kita bisa cek temperatur dan tegangan dari Power Suplly disini.
8.
Load
Fail-Safe Defaults (Load Factory Setting), pilih menu ini untuk mengembalikan
seluruh setingan ke mode asalnya (default).
9.
Load
Optimized Defaults
10. Set Supervisor Password
11. Set User Password
12. Save & Exit Setup
13. Exit Without Saving
CARA MERAKIT KOMPUTER
LANGKAH-LANGKAH
PERAKITAN KOMPUTER
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara
merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa
referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi
langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran
dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer,
kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer
sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A.
Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan
komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait
dalam persiapan meliputi:
- Penentuan Konfigurasi
Komputer
- Persiapan Kompunen dan
perlengkapan
- Pengamanan
Penentuan
Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis
komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja
sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai
dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian
atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan,
karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port
dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk
perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan
perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponen komputer
- Kelengkapan komponen seperti
kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku manual dan referensi
dari komponen
- Alat bantu berupa obeng
pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku
manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi
(konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta
cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette
atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver
dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan
pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh
muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan
kerusakan karena listrik statis dengan cara:
- Menggunakan gelang anti
statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang
komponen untuk membuang muatan statis.
- Tidak menyentuh langsung
komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada
badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Perakitan
Tahapan
proses pada perakitan komputer terdiri dari:
- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada
Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard
dan Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
1.
Penyiapan motherboard
Periksa
buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU
speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper
sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2.
Memasang Prosessor
Prosessor
lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang
prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada
prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok
yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas
pengunci socket untuk membuka.
- Masukkan prosessor ke socket
dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang
socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan
socket.
- Turunkan kembali tuas
pengunci.
Jenis
Slot
- Pasang penyangga (bracket)
pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu
dengan lubang di motherboard
- Masukkan pasak kemudian
pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan
card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang
slot.
3.
Memasang Heatsink
Fungsi
heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi
panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka
heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip
sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen
penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada
fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4.
Memasang Modul Memori
Modul
memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan
dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM,
DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada
modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis
SIMM
- Sesuaikan posisi lekukan
pada modul dengan tonjolan pada slot.
- Masukkan modul dengan
membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
- Dorong hingga modul tegak
pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis
DIMM dan RIMM
Cara
memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan
terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada
posisi lekukan
- Rebahkan kait pengunci pada
ujung slot
- sesuaikan posisi lekukan
pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke
slot.
- Kait pengunci secara
otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard
dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya
sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk
setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal
spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau
plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang
sesuai pada motherboard.
- Tempatkan motherboard pada
tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard.
Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O
sheild) pada motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah
terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6.
Memasang Power Supply
Beberapa
jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan
maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada
rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- HUbungkan konektor power
dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki
satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX
dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam
harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor
power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk
pendingin CPU.
7.
Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah
motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O
pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk
floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada
konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX.
Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing
terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup
pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin
dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum
tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu
dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari
switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang
terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram
motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8.
Memasang Drive
Prosedur
memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai
berikut:
- Copot pelet penutup bay
drive (ruang untuk drive pada casing)
- Masukkan drive dari depan
bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau
slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang
sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE
ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
- Ulangi langkah 1 samapai 4
untuk setiap pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke
du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama
diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada
motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke
konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan
kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter
Card
adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI
adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter
lainnya. Cara memasang adapter:
- Pegang card adapter pada
tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card
hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang sekerup penahan card
ke casing
- Hubungkan kembali kabel
internal pada card, bila ada.
10.
Penyelessaian Akhir
- Pasang penutup casing dengan
menggeser
- sambungkan kabel dari catu
daya ke soket dinding.
- Pasang konektor monitor ke
port video card.
- Pasang konektor kabel
telepon ke port modem bila ada.
- Hubungkan konektor kabel
keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung
jenis mouse).
Hubungkan
piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke
port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi
port.
Bunyi Beep
Mengenal
Bunyi Beep
Pernahkah
anda mendengar suara “beep” pada saat komputer dinyalakan?? Ternyata bunyi beep
itu memiliki jenis dan artinya masing-masing. Ada yang berarti komputer dalam
kondisi baik dan ada yang berarti komputer dalam kondisi buruk. Tapi yang pasti
bukan disebabkan oleh virus. Semoga komputer kita tidak termasuk yang kondisi
buruk J.
1.
Beep
satu kali Tanda
bahwa komputer baik
2.
Beep
satu kali Terdapat
problem di memori
panjang dan berulang – ulang
panjang dan berulang – ulang
3.
Beep
satu kali Kerusakan
dibagian VGA CARD
panjang 3 kali pendek
panjang 3 kali pendek
4.
Beep
satu kali Kerusakan
di modul memori atau memori video
panjang dan dua kali pendek
panjang dan dua kali pendek
5.
Beep
terus – menerus Kerusakan
dimodul atau memori video
PERANGKAT KOMPUTER BESERTA PENJELASANNYA
Perangkat Komputer dan Kegunaannya
Pada saat sekarang ini sudah sangat
sulit menemukan orang yang belum mengenal komputer. Meski demikian mungkin
sebagian besar diantara kita masih ada yang belum mengenal secara detail
tentang perangkat komputer dan kegunaan dari masing-masing perangkat tersebut.
Untuk memperkenalkan lebih detail tentang komputer, maka tulisan tentang perangkat komputer dan kegunaanya ini sengaja ditulis oleh blog Karo Cyber, dan dengan tujuan agar semua orang yang sudah membaca artikel ini dapat kiranya mengenal komputer lebih dalam lagi dan bukan cuma sekedar mengenal dari bentuk fisiknya saja.
Berikut adalah penjelasan detail tentang perangkat komputer dan kegunaanya:
Perangkat komputer secara garis besar terdiri dari 2 bagian paling utama, yaitu perangkat lunak (software) dan perangkat keras (Hardware). Agar masing-masing kedua perangkat ini lebih detail lagi kita ketahui, maka berikut adalah penjelasannya:
Untuk memperkenalkan lebih detail tentang komputer, maka tulisan tentang perangkat komputer dan kegunaanya ini sengaja ditulis oleh blog Karo Cyber, dan dengan tujuan agar semua orang yang sudah membaca artikel ini dapat kiranya mengenal komputer lebih dalam lagi dan bukan cuma sekedar mengenal dari bentuk fisiknya saja.
Berikut adalah penjelasan detail tentang perangkat komputer dan kegunaanya:
Perangkat komputer secara garis besar terdiri dari 2 bagian paling utama, yaitu perangkat lunak (software) dan perangkat keras (Hardware). Agar masing-masing kedua perangkat ini lebih detail lagi kita ketahui, maka berikut adalah penjelasannya:
1. Perangkat Lunak (software)
Perangkat lunak adalah istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Secara garis besar perangkat lunak komputer juga masih dapat digolongkan menjadi 2 bagian, yaitu:
Perangkat lunak adalah istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Secara garis besar perangkat lunak komputer juga masih dapat digolongkan menjadi 2 bagian, yaitu:
1). Sistem operasi
Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputer. Sistem operasi yang biasa digunakan adalah Linux, Windows, dan Mac OS. Tugas sistem operasi termasuk (namun tidak hanya) mengatur eksekusi program di atasnya, koordinasi input, output, pemrosesan, memori, serta instalasi software.
2). Sistem Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.
2. Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Berikut adalah beberapa contoh perangkat keras komputer dan kegunaanya:
1). Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.
2). Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard.
1). Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.
2). Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard.
3). Processor
Processor disebut juga otak dari komputer semakin bagus tipe processor maka semakin mahal pula komputer, maka processor disebut sebagai inti dari komputer. Fungsi processor adalah untuk memproses semua kegiatan yang dilakukan komputer, yang direquest pengguna.
4). Motherboard
Motherboard adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo.Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.
5). RAM
RAM (Random Access Memory) adalah memori utama komputer yang berfungsi untuk membaca dan menuliskan data. Dengan keberadaan RAM, maka kita bisa menjalankan 2 aktifitas sekaligus dalam sebuah komputer, yaitu menulis dan membaca data.
6). CMOS
CMOS adalah singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai yang memberikan daya masih bagus.
7). Konektor Casing
Konektor Casing berfungsi untuk menyambungkan tombol/saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.
8). Monitor
Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi.
Processor disebut juga otak dari komputer semakin bagus tipe processor maka semakin mahal pula komputer, maka processor disebut sebagai inti dari komputer. Fungsi processor adalah untuk memproses semua kegiatan yang dilakukan komputer, yang direquest pengguna.
4). Motherboard
Motherboard adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo.Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.
5). RAM
RAM (Random Access Memory) adalah memori utama komputer yang berfungsi untuk membaca dan menuliskan data. Dengan keberadaan RAM, maka kita bisa menjalankan 2 aktifitas sekaligus dalam sebuah komputer, yaitu menulis dan membaca data.
6). CMOS
CMOS adalah singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai yang memberikan daya masih bagus.
7). Konektor Casing
Konektor Casing berfungsi untuk menyambungkan tombol/saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.
8). Monitor
Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi.
9). Power Supply
Sesuai dengan namanya power supply ini berfungsi mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan sesuai dengan fungsinya.
10). Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Harddisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Harddisk saat ini sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.
11). Kipas (Pendingin)
Kipas atau Pendinginan komputer dan yang sering juga disebut pendinginan CPU adalah alat yang dipasang pada bagian dalam komputer untuk mengurangi atau menghilangkan panas dari sebuah komputer.
Sesuai dengan namanya power supply ini berfungsi mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan sesuai dengan fungsinya.
10). Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Harddisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Harddisk saat ini sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.
11). Kipas (Pendingin)
Kipas atau Pendinginan komputer dan yang sering juga disebut pendinginan CPU adalah alat yang dipasang pada bagian dalam komputer untuk mengurangi atau menghilangkan panas dari sebuah komputer.
Langganan:
Komentar (Atom)





















